Minumlah Agar Sehat

Air punya peran penting bagi kesehatan, kebugaran, konsentrasi, dan menjaga kualitas kehidupan. Air juga turut berperan dalam mencegah berbagai penyakit, dan mengoptimalkan kemampuan fisik, karena sebagian besar tubuh manusia berisi cairan atau air.

Menurut DR. Dr. Imam Effendi, SpPD. KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, idealnya di dalam tubuh manusia, dibutuhkan 55 sampai 75 persen cairan atau air dari berat tubuh.

“Artinya, jika seseorang yang mempunyai berat badan 70 kilogram, maka di dalam tubuhnya akan terdapat air sejumlah 39 sampai 54 kilogram,” kata Imam, dalam seminar tentang Air Untuk Kesehatan, Kebugaran, dan Kualitas Kehidupan, di Jakarta, Senin (24/11).

Imam menjelaskan, kurangnya minum dapat berdampak pada gangguan kesehatan, menurunkan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat atau konsentrasi, sulit buang air besar, pingsan, atau bahkan kematian.

“Tingkatan keparahan penderita, tergantung dari dehidrasi yang dialami oleh seseorang,” lanjutnya. Dia lantas meneruskan, bahwa kekurangan 2 persen air dalam tubuh akan menimbulkan gejala seperti haus dan bibir kering.

Kekurangan 4 sampai 6 persen air dalam tubuh, akan membuat sakit kepala, pusing dan tubuh lemah. Sedangkan bila sudah mencapai 12 persen cairan yang hilang, maka seseorang akan sulit mengunyah dan perlu bantuan medik.

Dan yang lebih parah, bila seseorang kekurangan air sampai dengan 15 sampai 25 persen, sebab akan berakibat fatal, karena seseorang bisa saja jatuh pingsan. Sedangkan ciri-ciri bagi seseorang mengalami dehidrasi, untuk dehidrasi ringan di antaranya, haus, bibir kering, tenggorokan kering, kulit kering.

Dehidrasi sedang ditandai oleh sakit kepala, pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, suhu badan meningkat, lemah, urine menjadi keruh dan berwarna kuning kecoklat-coklatan, serta Volume urine sedikit.

Dan bila mengalami dehidrasi berat, akan ditandai oleh Kram otot, lidah bengkak, sirkulasi darah memburuk, kondisi badan sangat lemah, penurunan fungsi ginjal, sampai pingsan.

“Hampir semua penyakit, mulai penyakit hati, jantung, otak, dan ginjal, akan selalu dikaitkan dengan keseimbangan air dan elektrolit yang akan menimbulkan penyulit, bila ginjal tidak dapat mengkompensasi cairan dengan baik,” terang Imam.

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: