Cermat Memilih Produk Pemutih

Bukan tanpa sebab jika Anda mendambakan warna kulit yang putih dan halus. Di saat menghabiskan waktu di depan televisi, kita sering disuguhi iklan produk perawatan wajah yang menampilkan wanita muda dengan kulit yang terlihat putih bersinar. Sesaat yang muncul dalam benak kita semua adalah, perempuan cantik pasti berkulit putih mulus tanpa noda.

Tetapi mari kita ingat kembali bahwa, sebagian besar wanita dan pria di negara kita memiliki kulit berwarna sawo matang. Berbeda dengan ras kaukasia yang memang dilahirkan untuk memiliki kulit berwarna putih semu pink dengan rambut pirang. Jadi, kalau kulit asli Anda memang sawo matang bukan berarti Anda tak bisa tampil menarik. Yang perlu Anda lakukan adalah, merawat kulit wajah agar terlihat sehat, berkilau alami, dan cerah.

Tiga bahan yang harus diwaspadai
Ketika memasuki lorong perawatan kulit di sebuah swalayan, coba perhatikan sejenak, tak sedikit wanita yang memilih dan mengamati kemasan dari aneka produk perawatan kulit tersebut. Bila Anda termasuk di antara mereka, perhatikan tiga bahan penting pada produk perawatan kulit yang perlu Anda hindari:

  1. Merkuri
    Ketika meneliti bahan dasar aktif yang tercantum di kemasan produk perawatan kulit, bisa jadi Anda tak menemukan merkuri di dalamnya. Sebaiknya Anda jangan terlalu cepat mengambil keputusan dengan membelinya. Mintalah kepada petugas yang sedang berada di sekitar Anda untuk membuka kemasannya. Kalau tekstur krim tersebut agak mengilap, maka kemungkinan besar produk tersebut mengandung merkuri. Beberapa dampak yang bisa terjadi ketika menggunakan krim berbahan dasar merkuri adalah, iritasi, alergi, dan bayangan gelap pada area wajah. Sedangkan kemungkinan lebih buruk yang bisa terjadi adalah, kerusakan otak, kerusakan janin, dan kanker kulit.
  2. Hydroquinone
    Sebaiknya jangan buang dulu produk perawatan wajah Anda, ketika mendapatkan istilah hydroquinone pada kemasannya. Zat kimia ini masih tergolong aman jika diaplikasikan dalam jumlah tertentu, yaitu hanya sebesar 2 persen. Kalau jumlah persentasenya sudah mencapai 10 persen, sebaiknya Anda lebih waspada. Karena kalau sudah pada angka itu, produk tersebut harus berada di bawah pengawasan dokter. Produk yang mengandung hydroquinone akan mengalami perubahan warna jika terlalu lama terekspos sinar matahari. Bagi yang mengaplikasikan krim berbahan dasar hydroquinone, sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung. Kalau kulit dibiarkan terlalu lama terpapar sinar matahari, jumlah vlek coklat kian meningkat.
  3. Rhodamin B
    Zat kimia paling berbahaya ini, merupakan bahan pewarna sintetis dan biasa digunakan untuk mewarnai tekstil, kertas, atau tinta. Dampak yang diakibatkan adalah, kerusakan hati, bahkan kanker hati. Banyak produsen kosmetik ilegal yang menggunakan zat kimia ini sebagai bahan campuran pembuat kosmetik. Dampak yang terjadi baru bisa terlihat nyata setelah puluhan tahun kemudian.

Kiat singkat
Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk, sebaiknya lakukan penelitian singkat terlebih dulu. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit langganan Anda. Kalau jenis kulit Anda adalah berminyak, sebaiknya tidak menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung formula whitening. Akibat yang bisa terjadi adalah, muncul jerawat pada kulit wajah Anda.

Kalau memang kulit wajah Anda sedang bermasalah dan membutuhkan pengaplikasian produk yang mengandung formula whitening, gunakan produk tersebut cukup hingga 6 minggu. Setelahnya, ganti dengan produk perawatan lain yang tidak mengandung formula whitening. Patut diingat, kulit yang terlihat putih bukan berarti kulit tersebut bebas masalah. Yang bisa Anda lakukan saat ini adalah, menjaga kondisi kesehatan kulit Anda. Kalau kulit Anda terjaga kelembabannya, dapat dipastikan rona kulit wajah Anda pun akan terlihat lebih cerah.

Sumber : Kompas.com

Tag: , , , ,

Satu Tanggapan to “Cermat Memilih Produk Pemutih”

  1. unduk Says:

    emang musti hati hati dengan kosmetik
    salah-salah engga jadi cantik malah sakit😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: