Etiket Mengundurkan Diri

Memutuskan untuk berhenti dari tempat kerja yang sekarang? Berarti kini saatnya Anda bersiap pamit dari kantor. Supaya tak dicap pembelot atau tak loyal, kuasai etiket mengundurkan diri dari Mien Uno lewat bukunya Etiket: Sukses Membawa Diri di Segala Kesempatan berikut ini:

Lakukan:
1. Ungkapkan secara langsung niat Anda untuk mengundurkan diri. Ikuti peraturan perusahaan mengenai pengunduran diri. Salah satunya jeda waktu pengunduran diri, karena ada sebagian perusahaan yang harus memberikan surat satu bulan sebelum tanggal berhenti, ada pula yang memberikan kelonggaran waktu 2 minggu sebelum tanggal berhenti.

2. Terangkan alasan Anda memutuskan berhenti bekerja. Namun tak perlu mengungkapkan kelebihan yang Anda dapatkan di kantor baru. Cukup katakan bahwa Anda mendapatkan kesempatan yang lebih baik dan sayang jika terlewatkan. Jika masalahnya adalah ketidakcocokan dengan atasan Anda yang sekarang, cukup katakan bahwa alasannya “pribadi”, tak perlu terlalu menjelaskannya. Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Siapa tahu Anda akan bertemu dengan atasan Anda di kesempatan lain. Karena itu sebaiknya omongan yang menjelekkan orang lain tak usah diucapkan.

3. Sempatkan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua atasan Anda, meski hubungan tersebut tak berjalan dengan mulus. Tuliskan dalam surat pengunduran diri Anda mengenai rasa terima kasih atas bantuan dan kebaikan yang telah ia berikan kepada Anda selama ini.

4. Pastikan Anda mengirimkan pemberitahuan kepada kolega-kolega atau klien yang pernah Anda tangani. Tujuannya agar para kolega atau klien mengetahui bahwa Anda tak lagi bertanggung jawab atas kerjasama dengan mereka, sertakan pula nama orang yang akan menggantikan Anda.

Hindari:
1. Menuliskan surat pengunduran diri di atas kertas berlogo perusahaan. Tuliskan di atas kertas putih polos dengan rapi.

2. Mengirimkan surat terlalu dekat dengan tanggal Anda berhenti bekerja.

3. Melimpahkan tugas yang belum terselesaikan kepada orang baru. Selesaikan semua tugas Anda sebisa mungkin agar tidak menumpuk “hutang” kepada pengganti Anda.

Sumber: Kompas.com

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: